Menguak Cara KPK Gali Informasi Saksi, dari Tanya Hobi hingga Asal Daerah

Menguak Cara KPK Gali Informasi Saksi, dari Tanya Hobi hingga Asal Daerah

KPK ungkap metode periksa saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan metode menggali informasi dari saksi yang menutup diri untuk memberikan keterangan secara gamblang.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan pihaknya sebelum memeriksa akan melakukan profiling terhadap saksi. “Kita profiling dulu orangnya, kita lihat dulu, ini siapa nih yang mau diperiksa hari ini, ‘oh si A misalkan’, kita lihat dulu,” kata Asep dalam diskusi di Bogor, Selasa (18/11/2025).

Asep melanjutkan, saksi yang tiba di ruang pemeriksaan juga tidak langsung ditanya materi. Mayoritas, mereka akan diajak mengobrol terlebih dahulu agar lebih rileks.

“Kita ngobrol dulu, ice breaking lah,” ujarnya.

Menurut Asep, obrolan tersebut akan mengarah pada hasil profiling yang telah dilakukan, di antaranya terkait hobi hingga keluarganya. “Ngobrol dulu, cerita-cerita tentang keluarganya, cerita tentang hobinya, cerita tentang segala macam,” ucapnya.

Selain itu, penyidik juga akan menggunakan bahasa daerah asal dari saksi yang diperiksa. “Dia lahir di Jawa, ya kita ngobrol pakai bahasa Jawa, ‘gimana, mbak, atau pak, piye kabare?’ seperti itu. ‘Saking pundi Pak asline?’, seperti itu,” tuturnya.

Asep menambahkan, urutan pertanyaan akan dilakukan berdasarkan informasi kesalahan utama. “Cari dulu kesalahan yang utamanya, set kita tunjukin salahnya, ‘Ini, Pak, Bapak salahnya di sini’, gitu. Jadi setelah itu biasanya dia enggak tahu karena ini sudah salahnya, baru berikutnya lebih memudahkan kepada kita,” ujarnya.

Wiranto Kenang Momen Terakhir Bersama Istri Jelang Wafat: Baru Rayakan 50 Tahun Pernikahan

Wiranto Kenang Momen Terakhir Bersama Istri Jelang Wafat: Baru Rayakan 50 Tahun Pernikahan

Wiranto Kenang Momen Terakhir Bersama Istri

Penasehat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Jenderal (Purn) TNI Wiranto mengenang momen terakhir bersama istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, sebelum sang istri meninggal dunia pada Minggu 16 November 2025 sore.

Di hadapan peti jenazah almarhumah yang disemayamkan di rumah duka kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Wiranto mengungkapkan bahwa dirinya dan keluarga sempat merayakan ulang tahun pernikahan ke-50 tidak lama sebelum kepergian sang istri.

“Memang keluarga mengharapkan bahwa Ibu Uga Wiranto yang bersama-sama saya 50 tahun, baru kemarin kita merayakan ulang tahun perkawinan emas,” kata Wiranto dengan suara bergetar.

Mantan Panglima ABRI itu bercerita bahwa keluarga besar sangat berharap Rugaiya dapat pulih setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Sebagai seorang suami, Wiranto pun berharap bisa terus melewati masa tua bersama sang istri.

“Namun tentu kehendak Ilahi tidak bisa kita tolak. Allah menghendaki lain. Ibu Uga setelah menjalani satu proses pengobatan di rumah sakit, maka tadi sore pukul 15.55 dia telah kembali dipanggil ke Rahmatullah,” ujarnya.

Raja Yordania Kenang Persahabatan dengan Prabowo: He Is My Brother

Raja Yordania Kenang Persahabatan dengan Prabowo: <i>He Is My Brother</i>

Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein dan Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Setpres)

Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Presiden Prabowo Subianto. Hubungan kedua negara, menurutnya, berakar pada persahabatan yang telah terjalin puluhan tahun.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Raja Abdullah II mengenang momen ketika ia memperkenalkan Prabowo kepada ayahandanya, mendiang Raja Hussein, sebagai seorang saudara.

“Saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini. Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya kepada saya, ‘Siapa orang ini?’ Saya berkata, ‘Dia adalah saudara saya.’ Dan ayah saya berkata bahwa jika dia adalah saudaramu, maka dia adalah saudaraku juga,” ungkap Raja Abdullah II di hadapan Prabowo dan para delegasi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Raja Abdullah II menambahkan, sejak saat itu hubungan di antara mereka terus menguat dan tidak pernah berkurang.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Prabowo dan pemerintah Indonesia. 

Raja Abdullah II dan delegasi Yordania merasa sangat dihormati selama kunjungan tersebut.

“Merupakan kehormatan istimewa dapat kembali ke Indonesia, dan Anda sempat menyebutkan hubungan yang Anda miliki 27–28 tahun yang lalu dengan Yang Mulia Raja Hussein. Kami menjadi teman bertahun-tahun yang lalu. Kami menjadi saudara,” tuturnya.

Kas138

Raut Bahagia Dua Guru Luwu Utara, Surat Presiden Prabowo Hapus Luka 5 Tahun

Raut Bahagia Dua Guru Luwu Utara, Surat Presiden Prabowo Hapus Luka 5 Tahun

Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd/Foto: presidenri

 Raut lega dan haru terpancar dari wajah dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd. Kebahagiaan keduanya terlihat usai menerima langsung surat rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Rasnal dan Abdul Muis, dua guru SMA di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) guru usai membantu 10 orang guru honorer.

Bagi keduanya, keputusan tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi juga penegasan bahwa perjuangan panjang mereka akhirnya menemukan keadilan.

Usai menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis, 13 November 2025. Keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru di daerah.

“Saya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus kami yang kami hadapi,” ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Rasnal, mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjalanan yang ia dan rekannya tempuh untuk mencari keadilan bukanlah hal mudah. Ia menggambarkan perjuangan mereka sebagai perjalanan yang sangat melelahkan.

“Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan,” ujar Rasnal.

Polisi Pastikan Orang Tua Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Bukan Aparat

Polisi Pastikan Orang Tua Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Bukan Aparat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto

Polda Metro Jaya memastikan bahwa orang tua dari terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara bukan berasal dari kalangan aparat, melainkan masyarakat sipil.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menanggapi beredarnya kabar di media sosial yang menyebut orang tua terduga pelaku memiliki latar belakang tertentu.

“Yang pasti dari swasta, sipil,” kata Budi, Selasa (11/11/2025).

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, alasan pemindahan terduga pelaku ke RS Polri Kramat Jati. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan dengan berbagai pertimbangan, baik medis maupun penyidikan.

“Di RS Polri kita sudah membentuk tim terpadu. Selain penanganan medis, juga ada dukungan psikis. Anak ini sebelumnya berada di ruangan bersama beberapa orang, jadi untuk mencegah infeksi, kini ditempatkan di ruang khusus,” ujar Budi.

Gelar Pertunjukan Wayang Kulit, PDIP: Pegang Teguh Perjuangan dan Lawan Kezaliman!

Gelar Pertunjukan Wayang Kulit, PDIP: Pegang Teguh Perjuangan dan Lawan Kezaliman!

Gelar Pertunjukan Wayang Kulit, PDIP: Pegang Teguh Perjuangan dan Lawan Kezaliman!

 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menggelar pagelaran wayang kulit, bertepatan dengan peringatan Hari Wayang Nasional yang disajikan oleh duet dalang Ki Sri Susilo Tengkleng dan Ki Amar Pradopo Slenk, di Kompleks Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Pertunjukan wayang menampilkan lakon “Bima Labuh”, mengenai pemimpin fasi bernama Prabu Boko. Acara dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Politikus PDIP Guntur Romli.

‘’Selain menjadi perayaan Hari Wayang Nasional, sekaligus menjadi penegasan komitmen PDI Perjuangan untuk menjunjung tinggi “kepribadian dalam kebudayaan” sesuai amanat Trisakti Bung Karno. Serta cara PDIP memegang teguh perjuangan melawan kezaliman dan menegakkan keadilan,’’ kata Djarot, Sabtu (8/11/2025).

Djarot menekankan pentingnya wayang sebagai warisan budaya dan menyoroti statusnya sebagai Warisan Dunia Tak Benda dari UNESCO. Ia mengingatkan bahwa wayang bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga sumber pendidikan moral.

“Karena wayang ini bukan hanya tontonan, wayang ini juga tuntunan. Wayang ini juga mengandung filsafat, mengandung pendidikan, mengandung keteladanan, yang menggambarkan pertarungan antara yang baik dan yang jahat, yaitu kebatilan dan kebaikan. Dharma melawan Adharma,”ungkapnya.

Djarot lalu menjelaskan relevansi lakon Bima Labuh akan selalu bisa menjadi tuntunan bagi setiap orang. Ia menjelaskan bahwa kisah wayang tersebut menggambarkan Negeri Ekocokro yang dipimpin oleh Prabu Boko, raja yang digambarkan sangat kejam, serakah, dan menindas rakyat.

Polisi Tangkap Bandit Narkoba di Kemayoran, Ribuan Butir Ekstasi Disita

Polisi Tangkap Bandit Narkoba di Kemayoran, Ribuan Butir Ekstasi Disita

Ilustrasi

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial P di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam penangkapan itu, polisi menyita ribuan butir ekstasi dan sabu.

“Kami berhasil mengamankan tersangka inisial P di rumah yang berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan barang bukti 1.475 ekstasi, 60 gram serbuk ekstasi, dan 50 gram sabu,” kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Indra Tarigan, Jumat (7/11/2025).

Indra menjelaskan, pelaku P ditangkap pada Selasa 4 November 2025 lalu di sebuah rumah di Jalan Kemayoran Tengah I, Jakarta Pusat.

“Penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut,” ujarnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Setelah itu, polisi mendatangi lokasi dan menangkap pelaku beserta barang bukti. “Saat digeledah, polisi menemukan sejumlah paket narkotika dalam plastik klip bening. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku barang haram itu diperoleh dari seseorang berinisial ICL yang kini masih diburu petugas,” ungkapnya.

Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Perjuangkan Suara Rakyat, Perindo Usul Ambang Batas Parlemen Diturunkan Jadi 1%

Perjuangkan Suara Rakyat, Perindo Usul Ambang Batas Parlemen Diturunkan Jadi 1%

Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo

 Partai Perindo berupaya memperjuangkan suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi di parlemen. Salah satu langkahnya adalah dengan mendorong penurunan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, mengatakan pihaknya telah melakukan konsolidasi internal dan menjalin komunikasi dengan partai-partai non-parlemen untuk menyiasati besaran ambang batas parlemen.

“Banyak suara rakyat yang akhirnya tidak terakomodir, padahal itu adalah hak rakyat untuk memilih. Karena itu, kita akan terus memperjuangkan hal ini,” ujar Angela usai Rakernas Partai Perindo di Discovery Hotel, Jakarta Utara, Selasa (4/11/2025).

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menuturkan bahwa partainya mengusulkan agar ambang batas parlemen diturunkan menjadi 1%. Menurutnya, hal ini perlu diperjuangkan bersama partai-partai non-parlemen untuk memastikan suara rakyat lebih proporsional.

“Kami dari Partai Perindo mengusulkan agar parliamentary threshold diturunkan menjadi 1%. Kami juga sudah membangun komunikasi dengan partai-partai non-parlemen,” kata Ferry.

Babak Baru Politik Transparan, Perindo Luncurkan Laporan Kinerja DPRD Kader

Babak Baru Politik Transparan, Perindo Luncurkan Laporan Kinerja DPRD Kader

Babak Baru Politik Transparan, Perindo Luncurkan Laporan Kinerja DPRD Kader

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) meluncurkan laporan publik kinerja anggota DPRD kader Perindo di seluruh Indonesia sebagai wujud politik transparan dan akuntabel. Langkah ini menjadi standar baru bagi partai politik dalam membangun kepercayaan publik.

Demikian diutarakan Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan perayaan Hari Lahir ke-11 Partai Perindo di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (2/11/2025).

“Malam ini saya menegaskan bahwa tansparansi adalah standar minimum politik yang sehat,” ujar Angela

Angela menegaskan, pelaporan terbuka tersebut merupakan langkah konkret partai untuk mempertanggungjawabkan kinerja kader kepada masyarakat.

“Untuk pertama kalinya, Perindo meluncurkan laporan publik kinerja DPRD Perindo di seluruh Indonesia. Apa yang sudah dicapai kita sampaikan, apa yang perlu diperbaiki kita akui dan kita perbaiki,” katanya.

Angela menilai, partai politik harus siap diawasi oleh publik karena kepercayaan tidak bisa diminta, melainkan dihasilkan melalui keterbukaan.

“Politik yang meminta kepercayaan rakyat harus siap diperiksa oleh rakyat,” tegas Angela.

Komitmen transparansi tersebut merupakan bagian dari empat agenda besar Rakernas 2025, meliputi Perindo Leadership, Perindo Prenuer (Perindo Entrepreneur), Perindo Turun Tangan, dan Perindo Tech

Pertamina dan Lemigas Tegaskan Pertalite di 300 SPBU Jatim Tak Tercemar Air, Ini Buktinya

Pertamina dan Lemigas Tegaskan Pertalite di 300 SPBU Jatim Tak Tercemar Air, Ini Buktinya

SPBU Pertamina

PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak ditemukan adanya kontaminan, seperti air, di dalam BBM jenis Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur.  

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyatakan, pemeriksaan bersama Lemigas tersebut dilakukan di sekitar 300 SPBU yang mayoritas terletak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa. 

Mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. “Kami bersama Lemigas tentunya, yang mempunyai kemampuan dan otoritas untuk menentukan kualitas BBM, memeriksa kondisi penyaluran BBM di SPBU Pertamina,” ujar Mars Ega saat konferensi pers di SPBU Jalan Jemursari, Surabaya dikutip, Sabtu (1/11/2025). 

“Kami melakukan pengecekan dengan metodologi pasta air. Kami juga melakukan pengecekan dengan mekanisme densitas. Kita juga melakukan pengecekan dengan standar visual clarity dan kejernihan warna daripada BBM untuk mengindikasi apakah ada kontaminan di dalam produk tersebut. Sejauh ini kita tidak menemukan indikasi hal tersebut,” jelas dia.

Standar visual clarity dan kejernihan warna daripada BBM untuk mengindikasi apakah ada kontaminan di dalam produk tersebut.