
Wakil Menteri Pertanian Indonesia Sudaryono ungkap ada sekitar 50 pengusaha berinvestasi di penyediaan susu gratis program Presiden terpih Prabowo Subianto saat ditemui usai rapat kerja Menteri Pertanian RI pada Senin, 26 Agustus 2024
Kementerian Pertanian (Kementan) melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga penguatan ketahanan pangan nasional. Tujuan itu berusaha dicapai antara lain melalui program cetak sawah dan optimasi lahan rawa.
“Kita dalam urusan ketahanan pangan ini melibatkan jajaran TNI dan Polri karena mereka akan mem-back up komponen cadangan pangan,” ujar Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam keterangan tertulis, Ahad, 13 Oktober 2024.
Sudaryono menjelaskan, pelibatan unsur TNI dilandasi alasan militer memiliki batalion penyangga daerah lahan rawa. Program ini salah satunya dilaksanakan di Merauke, Papua Selatan, di atas lahan seluas 40 ribu hektare yang ini tersebar di enam distrik. Distrik-distrik itu yakni Distrik Kurik sebanyak 10.674 hektare, Distrik Malind 6.629 hektare, Distrik Semangga 6.000 hektare, Distrik Jagebob 4.548 hektare, Distrik Tanah Miring 10.540 hektare, dan Distrik Merauke 1.609 hektare.
Nota kesepahaman antara Kementan dan Polri ditandatangani di Jakarta pada Kamis, 25 April 2024 lalu. Penandatanganan itu disaksikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra atas undangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Dokumen berjudul Sinergitas Tugas dan Fungsi dalam Pembangunan Pertanian itu ditandatangani Amran Sulaiman dan Kepala Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Inspektur Jenderal Kementan, Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto; Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jendral Tandyo Budi Revita, juga hadir dalam acara itu.